Sabtu, 07 Januari 2012

manajemen agribisnis


LAPORAN PRAKTIKUM
MANAJEMEN AGRIBISNIS


logo umm.jpg
Oleh:
DETALIYA (201010200311032)
FIRMAN (201010200311004)


JURUSAN AGRONOMI
FAKULTAS PERTANIAN-PETERNAKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2011



ASPEK MANAJEMEN
·         Nama usaha                 : Nasi jagung Bu Sumini
·         Nama pemilik              : Bu Sumini
·         Bidang usaha              : Makanan
ASPEK PEMASARAN
·         Produk yang dipasarkan adalah Nasi Jagung
·         Jenis produk yang dipasarkan adalah Nasi Jagung sambal terong, Nasi Jagung tempe bacem, Nasi Jagung sayur nangka
·         Wilayah pemasaran mencakup Kabupaten Malang
·         Sasaran konsumen/pembeli adalah semua kalangan masyarakat
·         Rencana penjualan/minggu adalah setiap hari
·         Strategi pemasaran usaha:
§   Produk sesuai kebutuhan konsumen mencakup mutu produk yang berkualitas dan higienis,kemasan menggunakan kertas bungkus ontuk meminimalisir harga, selain itu dapat menggunakan sterofoam,
§  Harga jual yang terjangkau oleh semua kalangan
§  Jalur penjualan dari desa ke kota dan per kabupaten
·         Penetapan harga jual senilai Rp.5.000,- per bungkus dengan berbagai pertimbangan produk yang dibuat dan kemampuan konsumen dalam membeli produk.
ASPEK PRODUKSI/OPERASI
·         Produk Nasi Jagung
v  Ciri-ciri produk:
§  Berupa bubuk bercampur dengan nasi
§  Pelengkap makanan:
Urap-urap, Mendol, Tempe, Sambal, Sayur , Telur dadar
v 
·         Bubuk  Jagung
Jagung
Penumbukan Jagung
Pengukusan bubuk jagung
Bubuk jagung

·         Nasi Jagung
Nasi
Dicampurkan bubuk jagung
Ditambahkan pelengkap makanan nasi jagung
(Tempe,mendol,sayur,urap-urap,sambal,telur dadar)
Membungkus dengan kertas bungkus/stereofoam
Siap untuk dijual

 
Proses produksi



























·         Ketersediaan bahan baku
Jika salah satu bahan pelengkap tidak ada maka dapat digantikan dengan bahan lainnya,Namun, jika bahan utama tidak didapatkan sebagai alternatif lain dapat membeli pada penjual bubuk jagung.
·         Bahan baku utama
§  Jagung
§  Nasi
·         Bahan baku penunjang
§  Urap-urap       
§  Sambal
§  Mendol
§  Sayur
§  Tempe
§  Telur dadar
·         Jenis peralatan
Nama Peralatan
Jumlah
Taksiran harga (Rp)
Kompor
2
               Rp.  1.000.000,-
Panci
1
Rp. 21.000,-
Alat Penggoreng
1
Rp. 42.500,-
Alat Pengukus
1
Rp. 28.500,-
Alat Pengaduk
2
Rp. 18.000,-
·         Fasilitas Penunjang
§  Antar Pesanan
§  Tempat yang strategis
§  Pelayanan yang cepat
·         Dampak lingkungan
§  Membantu konsumen dalam menmbeli makanan tanpa harus kerepotan dalam memasak
§  Harga yang terjangkau sehingga dapat dibeli oleh seluruh kalangan
§  Tempat yang strategis mampu dijangkau oleh konsumen
ASPEK KEUANGAN
Asumsi-asumsi meliputi:
·         Modal sendiri                          : Rp.1.500.000,-
·         Pinjaman yang diajukan          : Rp.1.000.000,-
·         Menghitung penerimaan         :
TR       = ∑ Produksi x Harga
= 640 x 5000
= Rp.3.200.000

·         Menghitung biaya
TC       = FC + VC
            = Rp.1.100.000 + Rp.1.200.000
            = Rp.2.300.000

·         Menghitung keuntungan
Pendapatan     = TR-TC
                         = Rp.3.200.000 – Rp.2.300.000
                         = Rp.900.000

·         Menghitung BEP
§  BEP Titik Impas dalam unit
BEP =   FC
            P-VC

§  BEP Titik Impas dalam rupiah
BEP =               FC    
1- VC
     P

BEP dalam unit = Rp.2.300.000
                            5000-1.200.000
BEP dalam unit = Rp.2.300.000
                                 -1.195.000
                                =-1,92

BEP dalam rupiah = Rp. 2.300.000
                                    1-1.200.000
                                           5000
BEP dalam rupiah = Rp. 2.300.000
                                    1-240 = -239
BEP dalam rupiah =  -9623,430

Mengelola sampah


Mengelola sampah

Dampak sampah pada lingkungan

Sampah yang bertumpuk pada suatu tempat akan:                    
menyebabkan Berkurangnya estetika    (tidak sedap dipandang mata)
Merusak struktur tanah
Mengotori air
Menyebabkan bau
Menyebarkan bibit penyakit

Kompos

Kompos adalah pupuk yang dibuat dari sampah  organik. Sampah organic secara alami akan mengalami peruraian oleh berbagai jenis mikroba, binatang yang hidup di tanah, enzim dan jamur. Proses peruraian ini memerlukan kondisi tertentu, yaitu suhu, udara dan kelembaban. Makin cocok kondisinya, makin cepat pembentukan kompos


Sekilas Mengenai STARTER
STARTER berfungsi untuk mempercepat pengolahan sampah dengan cara fermentasi. STARTER ini merupakan campuran mikroorganisme baik yang bersifat aerob maupun anaerob.

Campuran mikroorganisme tersebut diantaranya terdiri dari : jamur fermentasi, bakteri fotosintesis, ragi, bakteri asam laktat dan actinomycetes. Mikroorganisme ini dapat hidup bersama karena saling bersimbiosis satu sama lain. Karena sifatnya, komunitas mikroorganisme ini dapat mempercepat dekomposisi bahan organik sehingga tidak menimbulkan bau. Tiap-tiap spesies mikroorganisme di dalam komunitas mempunyai fungsi masing-masing.

 Bagaimana Membuat Kompos Yang Baik ?
Kelancaran proses pembuatan kompos dan kualitas kompos tergantung dari sampah yang dipilah. Sebaiknya sampah hanya terdiri dari sampah organik, seperti daun-daunan lunak, sisa kulit buah, sisa sayuran dan sisa-sisa makanan.



Bahan Baku Pembuatan Kompos
ü  STARTER
ü  Sampah Dapur (sisa makanan, potongan sayur buah)
ü  Sampah Halaman ( guguran daun, potongan rumput, potongan tanaman, sapuan halaman)
ü  Kotoran ternak
.
STARTER Cair

Cara Pembuatan Kompos Dari Sampah Dapur

v  Sampah Organik berupa sisa makanan, kulit buah,   sisa  sayuran dipotong-potong ± 2 cm
v  Sisa sayur sebaiknya dicuci,  ditiriskan.
v  Campurkan sampah organik dengan bokashi
v  Wadah pengomposan diisi dengan kompos jadi  kira-kira 1/3 bagian dari wadah
v  Tutup dengan tampah, atau karung plastik, supaya udara tetap bisa masuk tapi tidak dihinggapi lalat
v  Taruh wadah ditempat yang terlindung dari hujan dan  panas matahari langsung.
v  Proses pengomposan berjalan bila timbul panas.
v  Sampah hari berikutnya ditaruh diatasnya setelah    ditaburkan bokashi. Timbunan sampah sebelumnya diaduk merata untuk memberi udara segar.
v  Setelah 2 hari dilakukan pengadukan dan bila tumpukan terlihat kering berikan  percikan  air secukupnya secara merata, tetapi bila basah taburkan sedikit dedak.
v  Kompos akan jadi dalam waktu 4 hari

Manfaat pupuk kompos bagi tanaman dan tanah

Pupuk kompos memberikan beberapa manfaat spt :
ü  Menyediakan unsur hara bagi tanaman
ü  Menggemburkan tanah
ü  Memperbaiki struktur tanah dan tekstur tanah
ü  Meningkatkan daya ikat tanah terhadap air
  Memudahkan daya ikat tanah terhadap air
  Menjadi salah satu alternatif pengganti pupuk kimia karena harganya lebih murah, bekualitas dan ramah lingkungan

Penggunaan Komposter
Untuk memudahkan proses pembuatan kompos, dapat digunakan komposter yang tersedia di pasaran. Contoh komposter yang tersedia di pasaran sbb:

ü  Moebilin
ü  MOL (mikro organisme lokal)
ü  Dan lain-lain